Hubungi KamiHuman Resource
16 Juni 2025
Apa itu HRD? Dalam dunia bisnis dan perusahaan, HRD (Human Resource Development) memegang peran krusial sebagai garda terdepan dalam mengelola sumber daya manusia. Namun, masih banyak yang belum memahami secara mendalam HRD, tugas-tugasnya, serta bagaimana departemen ini berkontribusi terhadap kesuksesan perusahaan.
Fakta:
"HRD adalah ujung tombak kesuksesan perusahaan, tapi 65% karyawan tidak puas dengan sistem pengembangan SDM di tempat kerja (Sumber: Gallup, 2024)."
Artikel ini akan membahas secara lengkap:
Mari kita bahas lebih dalam!
HRD (Human Resource Development) adalah tulang punggung pengelolaan SDM di setiap perusahaan. Menurut penelitian Gallup 2024, perusahaan dengan strategi HRD kuat mengalami peningkatan produktivitas 23% dan penurunan turnover karyawan hingga 31%.
Menurut Nadler (1970), HRD adalah serangkaian aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan kinerja individu dan organisasi melalui pelatihan, pengembangan karier, dan manajemen pengetahuan.
| Perusahaan Besar | Startup/UKM |
|---|---|
| Tim khusus 5-10 orang | 1-2 orang merangkap |
| Budget training besar | Lebih banyak on-the-job training |
| Sistem terotomatisasi | Proses manual/sederhana |
Contoh Nyata: HRD Unilever memiliki 120 spesialis pengembangan SDM, sementara startup biasanya hanya memiliki 1 HR generalist.
Banyak orang mengira HRD sama dengan HRM (Human Resource Management), padahal keduanya berbeda:
| Aspek | HRD (Human Resource Development) | HRM (Human Resource Management) |
|---|---|---|
| Fokus | Pengembangan SDM jangka panjang | Manajemen SDM sehari-hari |
| Tujuan | Meningkatkan kompetensi karyawan | Mengelola administrasi karyawan |
| Aktivitas | Pelatihan, coaching, karier plan | Rekrutmen, payroll, absensi |
HRM lebih bersifat administratif, sedangkan HRD berorientasi pada pengembangan potensi karyawan.
Pelajari lebih lanjut tentang apa itu HRM: Human Resources Management Adalah? Panduan Lengkap dari Definisi hingga Tren 2025
HRD memiliki peran strategis dalam membangun budaya perusahaan dan meningkatkan produktivitas. Berikut tugas-tugas utama HRD:
Proses:
Membuat job description
Penyaringan CV dengan ATS (Applicant Tracking System)
Tes psikologi & assessment center
Tools: LinkedIn Recruiter, TalentLyft, HRIS
Studi Kasus: PT Bank Central Asia mengurangi waktu hiring dari 45 hari menjadi 21 hari dengan implementasi AI screening.
Program wajib:
Orientasi karyawan baru
Leadership training
Technical skill workshop
Metode:
E-learning (70%)
Classroom training (30%)
Data: Perusahaan dengan program training rutin memiliki 34% lebih sedikit turnover (Sumber: LinkedIn 2024)
Menetapkan KPI (Key Performance Indicator)
Melakukan evaluasi kinerja
Memberikan feedback dan coaching
Membangun employer branding
Menciptakan lingkungan kerja positif
Mengelola employee engagement
Merancang struktur gaji
Mengelola tunjangan (asuransi, bonus, dll)
Memastikan kepuasan karyawan
HRD bukan sekadar divisi administratif, melainkan driver pertumbuhan perusahaan. Berikut fungsi utamanya:
Meningkatkan Produktivitas → Dengan pelatihan, karyawan menjadi lebih kompeten.
Mengurangi Turnover Karyawan → Program pengembangan karier membuat karyawan betah.
Membangun Employer Branding → Perusahaan dianggap sebagai tempat kerja ideal.
Memastikan Kesesuaian SDM dengan Visi Perusahaan → HRD memastikan karyawan sejalan dengan tujuan bisnis.
Analisis Data HR: Menggunakan tools seperti Tableau atau Power BI
Penguasaan HR Software: SAP SuccessFactors, Talenta
Hukum Ketenagakerjaan: Pemahaman UU No.13/2003
Emotional Intelligence: Kemampuan membaca kebutuhan karyawan
Negosiasi: Menyelesaikan konflik internal
Tips Pengembangan: Ikuti sertifikasi HRBP (HR Business Partner) untuk meningkatkan nilai diri.
Dengan perkembangan teknologi, HRD menghadapi tantangan baru:
Masalah: Kesulitan memonitor produktivitas
Solusi: Implementasi productivity tracker seperti Time Doctor
Trend: 67% perusahaan sudah menggunakan AI screening (Sumber: Gartner 2024)
Tips HRD: Pelajari tools seperti HireVue atau Pymetrics
Penawaran Terbatas!
"Butuh tim HRD profesional tanpa biaya rekrutmen besar? PT Amerta Bertiga Sejahtera menyediakan layanan outsourcing HRD lengkap: dari rekrutmen, payroll, hingga pengembangan karyawan. Hemat hingga 40% dibandingkan hiring in-house! Konsultasi Gratis Sekarang Via Whatsapp 087889424246"
Perusahaan: Gojek
Program: "GoAcademy"
Hasil:
89% karyawan merasa skill meningkat
Promosi internal naik 40%
Biaya rekrutmen eksternal turun 25%
Kunci Sukses:
Pelatihan berbasis kompetensi
Sistem mentoring terstruktur
Q: Apa jurusan terbaik untuk karir HRD?
A: Psikologi, Manajemen SDM, atau Hukum. Skill praktis lebih penting daripada gelar.
Q: Berapa gaji HRD di Indonesia?
A: Fresh graduate: Rp5-8 juta. Manager: Rp15-25 juta. Direktur: Rp30-50 juta.
Q: Bagaimana cara meningkatkan employee engagement?
A: 1. Survey rutin 2. Program pengakuan 3. Peluang pengembangan karir.
HRD adalah ujung tombak pengelolaan SDM yang bertugas mengembangkan potensi karyawan agar selaras dengan tujuan perusahaan. Dengan peran strategisnya, HRD membantu perusahaan mencapai sustainable growth melalui manusia sebagai aset utama.
Bagi Anda yang ingin berkarier di bidang HRD, kuasai skill manajemen, teknologi, dan psikologi untuk menjadi HRD yang sukses di era digital. Semoga sukes!